Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Tuesday, June 18, 2013

Arti Lambang Recycle Segitiga Pada Botol Botol

Arti Lambang Recycle Segitiga Pada Botol Botol


Itu merupakan tanda reycle yg biasanya ada di botol-botol plastik, baik minuman plastik biasa, shampo, botol bayi dan lain-lain, di sini saya akan coba menjelaskan arti dari simbol tersebut, efek samping dan dampaknya semoga berguna bagi kawan-kawan disini

1.    PET — Polyethylene Terephthalate
Biasanya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya dan tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate). Biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Botol Jenis PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI,kenapa?Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker).
Di dalam membuat PET, menggunakan bahan yang disebut dengan antimoni trioksida, yang berbahaya bagi para pekerja yang berhubungan dengan pengolahan ataupun daur ulangnya, karena antimoni trioksida masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernafasan, yaitu akibat menghirup debu yang mengandung senyawa tersebut.
Terkontaminasinya senyawa ini dalam periode yang lama akan mengalami: iritasi kulit dan saluran pernafasan. Bagi pekerja wanita, senyawa ini meningkatkan masalah menstruasi dan keguguran, pun bila melahirkan, anak mereka kemungkinan besar akan mengalami pertumbuhan yang lambat hingga usia 12 bulan.

2. HDPE — High Density Polyethylene
Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga.
Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain.
HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya.
HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi.
Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian, karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

3. V — Polyvinyl Chloride
Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V — V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang.

Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol.
PVC mengandung DEHA yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC ini saat bersentuhan langsung dengan makanan tersebut karena DEHA ini lumer pada suhu -15oC.
Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.
Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain yang tidak mengandung bahan pelembut, seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).

4. LDPE — Low Density Polyethylene
Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE

– LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.
Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah kuat, agak tembus cahaya, fleksibel dan permukaan agak berlemak. Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen.
Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.
Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

5. PP — Polypropylene
Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP
– PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik, terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.
Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap
Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman

6. PS — Polystyrene
Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS
– PS (polystyrene) ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker dari Jerman, secara tidak sengaja.

PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain.
Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan.
Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung.
Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama.
Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.

Tuesday, June 4, 2013

Manajemen Kelelahan Akibat Kerja

Manajemen Kelelahan Akibat Kerja

Kelelahan adalah kondisi tubuh lelah baik secara fisik ataupun mental. Kelelahan yang ekstrim dapat menyebabkan kotak tidak terkontrol bahkan tidak berfungsi.
Berikut ini beberapa hal yang perlu dilihat untuk rekan kerja Anda dalam membantu mereka mengidentifikasi tentang kelelahan. Setiap orang perlu bantuan anda karena kebanyakan kasus, orang yang mengalami kelelahan yang signifikan tidak dapat mengenali dirinya sendiri. Hal ini termasuk;
a.     Kinerja menjadi lambat.
b.     Kualitas kerja menurun
c.      Tidak dapat mengingat lagi pembicaraan atau apa yang mereka lakukan beberapa menit yang lalu.
d.     Susah menyelesaikan masalah.
e.      Membuat kesalahan.
f.       Mengalami kecelakaan atau hampir terjadi kecelakaan.
g.     Mengalami kesulitan untuk fokus.
h.     Kepala tertekuk.
i.       Tidak dapat berhenti menguap.
Cara untuk mengatasi kelelahan ini:
a.     Tidurlah 7 jam sebelum mulai bekerja.
b.     Tidurlah pada waktu yang sama tiap harinya. Jika waktu kerja berotasi, buat rotasi searah jarum jam (dari siang sampai malam hingga tengah malam). Rotasi arah jarum jam ini dapat mempermudah ketika pekerja pergi tidur.
c.      Ambillah semua waktu istirahat yang telah dijadwalkan. Makanan ringan atau olah raga akan menyegarkan badan.
d.     Ketika mencoba tidur saat siang hari, cari tempat yang sepi, gelap dan sejuk. Gunakan penutup telinga, musik lembut atau kipas angin untuk kenyamanan.
e.      Pergilah ke dokter jika mengalami susah tidur, pengobatan sakit dan gunakan penerangan yang terang di tempat kerja atau selama waktu bangun.
f.       Makanlah diet seimbang mulai dari siang dengan makanan yang kaya protein tinggi dan akhiri dengan karbohidrat. Jangan makan terlalu banyak sebelum tidur, karena akan mengakibatkan susah tidur.
g.     Jangan mengkonsumsi caffeine, alcohol, and cigarettes. Karena ini semua bisa mengakibatkan gangguan tidur.
h.     Jalan, peregangan, dan aerobik dapat membantu kita tetap segar. Olahraga akan menjaga stamina anda dan membantu mempermudah anda tidur.
i.       Bekerjalah dengan hati-hati dan sistematis, selalu patuhi prosedur yang benar.

Dengan mengetahui penyebab dan cara mengatasi kelelahan ini Anda diharapkan dapat terhindar dari kecelakaan yang diakibatkan oleh kelelahan saat sedang melakukan pekerjaan.

Thursday, May 30, 2013

Job Interview Tips Practice

Job Interview Tips Practice
Practice answering interview questions and practice your responses to the typical job interview questions and answers most employers ask. Think of actual examples you can use to describe your skills. Providing evidence of your successes is a great way to promote your candidacy.
Prepare, Prepare a response so you are ready for the question “What do you know about our company. Know the interviewer’s name and use it during the job interview. If you’re not sure of the name, call and ask prior to the interview. Try to relate what you know about the company when answering questions.
Get Ready, Make sure your interview attire is neat, tidy and appropriate for the type of firm you are interviewing with. Bring a nice portfolio with copies of your resume. Include a pen and paper for note taking.
Be On Time, Be on time for the interview. On time means five to ten minutes early. If need be, take some time to drive to the office ahead of time so you know exactly where you are going and how long it will take to get there.
Stay Calm, During the job interview try to relax and stay as calm possible. Take a moment to regroup. Maintain eye contact with the interviewer. Listen to the entire question before you answer and pay attention – you will be embarrassed if you forget the question!
Show What You Know, Try to relate what you know about the company when answering questions. When discussing your career accomplishments match them to what the company is looking for.
Follow Up, Always follow-up with a thank you note reiterating your interest in the position. If you interview with multiple people send each one a thank you note